SIAPA bilang marching band hanya bisa dilakukan
orang dewasa. Buktinya siswa siswi SDN 6 Pangandaran terutama kelas 4,
5 , 6 rata-rata bisa memainkan berbagai alat marching band seperti
barira, simbal, genderang, tenor dan pianika.
Penampilannya hebat juga. Hampir setiap ada kegiatan besar marching
band SDN 6 Pangandaran sering diminta tampil. Seperti saat kegiatan
sapta lomba se-Kabupaten Ciamis beberapa waktu lalu.
Ayu (10) siswa kelas lima mengaku sangat senang bila ia dan
teman-temannya diminta untuk tampil dalam sebuah acara. “Marching band
menyenangkan. Selain bisa belajar musik dan mengenal bermacam-macam
lagu, juga belajar kerja sama dan kekompakan,” tuturnya.
Ayu dan teman-temannya setiap minggu secara rutin latihan marching
band di sekolahnya dibimbing guru-guru SDN 6 Pangandaran. Selain
belajar memainkan lagu nasional dan lagu daerah, Ayu belajar mainkan
lagu-lagu popular saat ini. Seperti lagu pop, dangdut bahkan lagu-lagu
barat.
Aas Hasanah, salah seorang guru pembimbing mengatakan Marching Band
SDN 6 Pangandaran sudah ada sejak 2006. Sekolah mempersilakan seluruh
siswanya untuk belajar. Malahan bagi siswa di atas kelas empat
dianjurkan untuk bisa memainkan semua alat.
“Sedini mungkin kita arahkan siswa-siswi di sekolah kita ini ke
dalam kegiatan positif. Diharapkan nantinya siswa mampu berprestasi di
bidang apa pun yang mereka senangi. Selain marching band, kita juga ada
kegiatan pramuka, olahraga dan mengenal budaya sunda,” ungkapnya.
Aas menambahkan marching band mengajarkan untuk bekerja sama dan
saling menghargai sesama teman. Karena itu belajar marching band bisa
melatih mental siswa. Dia berharap konsep bermain marching band yang
mengedepankan kerja sama dan saling menghargai bisa diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari.
Sumber RadarTasikmalaya
Sumber: http://www.mypangandaran.com/berita/detail/kecamatan-pangandaran/443/serunya-marching-band.html
Comments