sejak Sabtu (10/7) hingga Minggu (11/7) di Pangandaran, Ciamis,
dirasakan kurang greget dan wah oleh wisatawan yang sengaja datang ke
Pangandaran. Mereka bahkan mengaku berada di lokasi festival, namun
tidak merasakan suasana festival.
"Hambar, hambar sekali festival kali ini. Penyelenggaraannya, jauh
dengan penyelenggarakan festival tahun-tahun sebelumnya," kata Arman
(54), wisatawan asal Bogor yang datang bersama keluarganya khusus untuk
melihat aneka layang-layang di langit Pangandaran.
Menurut Arman yang mengaku menyukai layang-layang itu, kurang
gregetnya festival kali ini terlihat dari sedikitnya negara yang ikut
festival. Peserta dari dalam negeri pun, menurut Arman, tidak sebanyak
tahun-tahun sebelumnya. "Jangan heran jika penonton pun seperti tidak
antusias," ujarnya.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang berkesempatan membuka
festival, mengakui bahwa pelaksanaan festival layang-layang kali ini
tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kondisi itu, kata dia, harus
diubah agar pada pelaksanaan festival tahun-tahun yang akan datang
lebih meriah lagi.
"Kita berkomitmen untuk mendatangkan peserta dari luar negeri
sebanyak-banyaknya. Bila sekarang hanya dihadiri lima negara, tahun
depan harus sebanyak 25 negara," kata Heryawan di hadapan Kepala Dinas
Pariwisata Provinsi Jabar Drs. H. Herdiwan, Bupati Ciamis Engkon
Komara, Wakil Bupati Ciamis Iing Syam Arifin dan perwakilan sebuah
perusahaan seluler tersebut.
Menurut Heryawan, tahun depan yang terselenggara hendaknya jangan
hanya festival layang-layang saja, tetapi juga atraksi lain. Tahun
depan harus ada inovasi. Pemerintah, kata dia, insya Allah akan
memberikan dukungan anggaran yang memadai agar bisa lebih banyak
mendatangkan wisatawan. "Kami juga berkomitmen, keramaiannya nanti
diharapkan bisa 20 kali lipat dari sekarang," kata Heryawan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jabar Drs. Herdiwan,
mengatakan bahwa "West Java Kite Festival" tahun 2010 kali ini, masuk
ke penyelenggaran ke 15. Penyelenggarannya diharapkan bisa menyedot
wisatawan yang banyak seperti tahun-tahun sebelumnya seperti tahun 2009
yang bisa menyedot pengunjung sekira 35 ribu orang.
Ia menjelaskan, festival kali ini hanya diikuti lima negara asing
saja yakni dari Amerika Serikat, Malaysia, Italia, Australia dan
Thailand. "Sementara peserta dari dalam negeri berasal dari 7 provinsi
yakni Jabar, DKI, Banten, DIY, Jateng, Jatim dan Bali, dengan kontingen
seluruhnya sebanyak 30 kontingen," kata dia.
Bupati Ciamis Engkon Komara dalam kesempatan itu mengatakan bahwa
selama lima belas kali penyelengaraannya, festival mengalami pasang
surut. Patut disyukuri, walau mengalami pasang surut, festival tetap
bisa terselenggara.
Sumber PikiranRakyat
Sumber: http://www.mypangandaran.com/berita/detail/kecamatan-pangandaran/526/festival-layang-layang-pangandaran-kurang-greget.html
Comments